;

Khamis, Februari 04, 2010

Apa yang menyebabkan Islam seseorang menjadi batal?

 

Qaradawi

Di bawah ini penulis sisipkan  fatwa Dr Yusuf al-Qaradhawi berkaitan permasalahan di atas.

Setiap manusia, apabila telah mengucapkan dua kalimah Syahadah, maka dia menjadi orang Islam. Baginya wajib dan berlaku terhadapa hukum-hukum Islam, yaitu beriman dengan keadilan dan kesucian Islam. Wajib baginya menyerah dan mengamalkan hukum Islam yang jelas, yang ditetapkan oleh Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Tidak ada pilihan baginya menerima atau meninggalkan sebagian yang lain. Dia harus menyerah pada semua hukum yang dihalalkan dan yang diharamkan, sebagaimana arti (maksud) dari firman Allah s.w.t. di bawah ini:

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang Mukmin dan tidak (pula) bagi wanita yang Mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan sesuatu ketetapan, akan ada bagi mereka
pilihan (yang lain) tentang urusan mereka ..." (Q.s. Al-Ahzab: 36) .

Perlu diketahui bahawa ada diantara hukum-hukum Islam yang sudah jelas menjadi kewajiban-kewajiban, atau yang sudah jelas diharamkan (dilarang), dan hal itu sudah menjadi ketetapan yang tidak diragukan lagi, yang telah diketahui oleh ummat Islam pada umumnya. Yang demikian itu dinamakan oleh para ulama sebagai :

"Hukum-hukum agama yang sudah jelas diketahui."

Misalnya, kewajiban solat, puasa, zakat dan sebagainya. Hal itu termasuk rukun-rukun Islam. Ada yang diharamkan, misalnya membunuh, berzina, melakukan riba, minum khamar (arak) dan sebagainya.

Hal itu juga termasuk di dalam dosa besar (al-Kabair). Begitu juga hukum-hukum pernikahan, talak, waris dan qisas, semua itu termasuk perkara yang tidak diragukan lagi hukumnya.

Barangsiapa yang mengingkari sesuatu dari hukum-hukum tersebut, menganggap ringan atau mengolok-olok, maka dia menjadi kafir dan murtad. Sebab, hukum-hukum tersebut telah diterangkan dengan jelas oleh Al-Qur'an dan dikuatkan dengan hadis-hadis Nabi saw. yang shahih atau mutawatir, dan menjadi ijma' oleh ummat Muhammad saw. dari generasi ke generasi.

Maka, barangsiapa yang mendustakan hal ini, bererti telah mendustakan Al-Qur'an dan As-Sunnah itu sendiri.

Mendustakan (mengingkari) hal-hal tersebut dianggap kufur, kecuali bagi orang-orang yang baru masuk Islam (muallaf) dan jauh dari sumber informasi. Misalnya berdiam di hutan atau jauh dari kota dan masyarakat kaum Muslimin.

Setelah mengetahui ajaran agama Islam, maka berlakulah taklif hukum baginya.

Wallahu’alam.

TIADA MANUSIA YANG SEMPURNA IMANNYA.

Tiada ulasan:

Selamatkan Kutub Sittah

Selamatkan Kutub Sittah

Pimpinan PMRAM

Pimpinan PMRAM

Ayuh Meriahkannya

Ayuh Meriahkannya

Ingin Menjadi Usahawan Berjaya..Klik sini!

Renungan

A song for gaza

Untukmu Palestin!

Pertahankan Hak Kita

Pertahankan Hak Kita

Pertahankan Hak Kita

Pertahankan Hak Kita